NGETRIP GUNUNG PEGAT
Hari selasa tanggal 13 bulan oktober 2015, untuk pertama kalinya saya mendaki gunung, makan dan minum seadanya, tidur outdor. Hari ini sekitar pukul 4 sore. Saya melakukan persiapan untuk mendaki gunung atau bisa disebut bukit, karena ketinggianya yang enggak tinggi tinggi amat.
hal hal yang perlu diperhatikan saat
mendaki gunung (bagi saya):
-
Sepatu
yang kuat dan pas dengan postur kaki yang pasti lentur dan kesat
-
Pakaian
yang tidak terlalu ketat juga tidak terlalu longgar
-
Minum
air mineral tidak terlalu banyak
-
Bawa
keperluan pribadi:
-
Senter
-
Pisau
-
Tali
-
Mie
instan
-
Panci
-
Piring
-
Sendok
-
Korek
-
Jaket
-
Kantong
tidur
Setelah
semua siap, saya segera menuju ke sekolah saya untuk menunggu anggota lainnya
datang. Namun ternyata, tidak semua berkumpul di sekolah melainkan di rumah mas
krisinda(XII TKJ). Disana saya menemui mas krisinda dan mas ekik, selang
beberapa menit datang mbak sulis dan beberapa temannya yang saya tidak tau
namanya. Jadi seluruh anggota yang datang ada 14 orang:
-
Krisnanda/mblondot(XII
TKJ)
-
Ekik/ecil(XII
TKJ)
-
Ryan/kajirun(XII
TKJ)
-
Fain
A’A Slamet(XII TKJ)
-
OM(XII
TKJ)
-
Aldi(X
TKJ)
-
Sulis(XI)
-
Teman
mas ekik(SMKN1)
-
Singgih/ciko(X
PM 3)
-
Lailia(XI)
Dan
yang 4 lainnya saya tidak tau namanya.
Waktu menunjukan pukul 18.00WIB,
kami berangkat dari kediaman mas kris menuju ke kediaman Bpk/Ibu RT yang paling
dekat dengan gunung pegat. Tidak lupa membawa tenda dan keperluan kelompok
lainnya. Kami berangkat menggunakan sepeda motor melalui jalan yang sedikit
berlubang. Entah berapa menit kami OTW, saya tidak sempat melihat jam karena
saya yang menyetir sepeda motor. Oke singkat cerita setelah kami sampai kami
langsung menemui Bpk/Ibu RT, berdoa, dan berangkat mendaki gunung. Medan
mendaki yang tidak terlalu curam, namun karena struktur tanah yang kering dan
berpasir, kami sempat beberapa kali terpeleset karena kurang tepat memijakan
kaki pada tanah. Tidak sampai satu jam kami mendaki akhirnya
sampai
di puncak gunung pegat.
Berikut
beberapa foto yang sempat saya ambil:
Harap
maklum ini motret pakai kamera SAMSUNG YOUNG jadul yang Cuma 3 megapixel.
Pemandangan sekitar gunung pegat di
malam hari, foto pertama terlihat seperti sesosok makhluk yang sedang lewat,
xixixi yang bener aja. Ya boleh percaya boleh tidak
Harap maklum ini motret pakai kamera SAMSUNG YOUNG
jadul yang Cuma 3 megapixel.
Harap maklum ini motret pakai kamera SAMSUNG YOUNG
jadul yang Cuma 3 megapixel.
Harap maklum ini
motret pakai kamera SAMSUNG YOUNG jadul yang Cuma 3 megapixel.
Mas ekik, krisnanda dan fain.sedang
menyambung tiang yang akan digunakan untuk mendirikan tenda, maaf saya fotonya
dari dekat kalau dari jauh gk kelihatan, Cuma gelap doing.
Sekitar pukul 21.00WIB, tenda
selesai didirikan, mbak sulis dkknya menyiapkan makan malam untuk kami santap malam
ini, ya walaupun sepiring berdua, tapi tak apa lah ya. Oke, selesai makan kami
menyalakan api unggun agar supaya saat tidur nanti tidak ada nyamuk +
kedinginan. Waktu menunjukan pukul 00.00WIB, saya terbangun dari tidur saya,
saya kedinginan karena memang anggota laki laki tidur diluar tenda. Beberap
menit kemudian saya tidur lagi, sampai waktu menunjukan pukul 2 dini hari. Api
unggun mulai padam, hawa dingin menyelimuti tubuh saya, dan tiba tiba, saya
mendengar suara yang mungkin itu suara burung besar yang terbang, tepat diatas
saya. Namun karena kondisi yang gelap, saya sedikit kesulitan melihat objek
bergerak secepat itu, selang beberapa menit saya mencoba untuk tidur, namun
tetap saja saya mendengar suara itu lagi, ditambah suara langkah kaki yang
mengingatkan saya bahwa malam itu adalah malam suro. Dalam ilmu jawa di malam
suro maupun hari yang dinamai suro, kita dilarang untuk pergi jauh keluar
rumah, ya mungkin biar enggak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
Dipagi hari ini sebuah anugrah bagi
kami, karena tidak ada kendala atau musibah yang terjadi malam itu. Berikut dua
foto yang saya ambil sebelum sarapan:
Setelah sarapan, sekitar pukul 8
pagi, kami berkemas, dan berdoa, agar perjalan pulang nanti selamat sampai
tujuan. Oke selesai berkemas, kami langsung menuruni gunung, sebelum menuruni
gunung tak lupa kami sempatkan untuk berfoto bersama(sory fotonya make hp
saya). Kami menemui sekumpulan “bocah bocah sedikit bermasalah”, kejadian ini
tidak perlu saya ceritakan.
Sekitar
30menit kami menuruni gunung akhirnya kami sampai di kediaman Bpk/Ib RT, dan
mengambil kendaraan yang kemarin kami titipkan ke beliau.
Sebelum pulang ke
rumah beberapa dari kami ada yang langsung pulang, dan ada yang mampir untuk
berenang plus membersihkan tenda, sebenarnya tendanya enggak terlalu kotor,
tapi karna kami juga ingin bermain air. Setelah kedinginan bermain air, kamipun
saling berfoto dan berpamitan untuk pulang ke rumah masing masing.













